23 Mei 2012

ETIKA SALAM DALAM ISLAM


Etika Salam


A.   Pengertian salam Kata “salam”  berasal dari Bahasa Arab mengandung arti selamat, kedamaian, keamanan, juga penghormatan. Allah swt disebut As-salam adalah zat yang Maha Pemberi Keselamatan. Segala keselamatan dan kebaikan yang dialami atau terjadi pada diri kita berasal dari Allah.

B.   Fungsi Salam 

1.      Sebagai pemberi penghormatan kepada sesama muslim ketika bertemuManusia dari berbagai Negara mempunyai berbagai cara dalam menghormati sesamanya  ketika bertemu. Kaum nasrani memberi horamat dengan meletakan tangan pada mulutnya. Kaum Yahudi memberi  isyarat dengan jari tanganya, sedangkan kaum majusi penyembah api memberi hormat kepada sesamanya dengan cara membungkukan punggunya.
Demikian juga dinegara bagian barat jika bertemu dengan sesamanya suka mengucapakan “good morning”, begitu juga negara bagian timur jika bertemu dengan sesamanya mengucapkan “shobahul khoir” kalau di Negara kita “selamat pagi, selamat siang.
Islam sebagai agama yang sempurna telah megajarkan kepada umatnya cara memberi hormat kepada sesama muslim manakala bertemu, yaitu dengan cara mengucapkan salam. Dari Abi Hurairah Rasulullah saw pernah bersabda :

حَقُّ المُسلِمْ عَلَى مُسْلِمْ سِتٌ :   إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِمْ عَلَيْهِ


“Haq seorang muslim atas seorang muslim lain itu ada 6 yaitu; Apabila kamu bertemu denganya maka ucapakan salam kepadanya ….


Yang dimaksud haq di sini ialah sesuatu yang tidak pantas ditinggalkan oleh seorang muslim, yaitu apabila beretemu dengan sesama muslim ucapkanlah salam walaupun kita tidak mengenalnya.


Ada seroang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw: pelaksanaan ajaran Islam yang manakah yang paling baik ? rasul menjawab  :


تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ


Engkau memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang engaku kenal dan engkau tidak kenal. H.R Bukhari Muslim dari shahabat Abdilah Bin ‘Amr bin al-Ash r.a.
 Adapun lafadz salam yang diajarakan oleh Rasulullah saw ada tiga:
1.         Asalamu’alaikum
2.         Asalamu’alaikum warohmatulloh
3.         Asalamu’alaikum warohmatullahi wa barokatuh(semoga keselamatan dan kasih-sayang Allah serta kebaikan terlimpah kepada kalian.)


Dari Imran bin Al-Hushain -radhiallahu anhu- dia berkata:


جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرٌ ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ فَقَالَ عِشْرُونَ ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ فَقَالَ ثَلَاثُونَ 

“Seorang laki-laki datang kepada Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- dan mengucapkan, “Assalamu alaikum?” Beliau membalas salam orang tersebut, kemudian orang itu duduk. Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Sepuluh pahala.” Setelah itu ada orang lain yang datang dan mengucapkan salam, “Assalamu alaikum warahmatullah.” Beliau membalas salam orang tersebut, kemudian orang itu duduk, maka beliau bersabda: “Dua puluh pahala.” Setelah itu ada lagi orang yang datang dan mengucapakan salam, “Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” beliau membalas salam orang tersebut kemudian orang itu duduk. Beliau lalu bersabda: “Tiga puluh pahala.” (HR. Abu Daud no. 5195, At-Tirmizi no. 2689, dan Al-Hafizh berkata dalam Al-Fath (5/11), “Sanadnya kuat.”)


Salam merupakan bentuk penghormatan yang telah ditetapkan oleh Allah Swt bagi kaum mukminin. Jika kita melaksankan bernilai ibadah dan berpahala. Lebih lengkap kita mengucapkan salam maka lebih besar pahala yang akan kita dapatkan. Maka dari itu pantas kalau Allah swt menuruh kepada kaum muslimin untuk membalas salam dengan ucapan  salam yang lebih baik. Misalnya, jika kita mendapatkan salam dari sudara, teman, atau muslim lainya maka mesti dijawab minimalnya sama atau dengan jawaban yang lebih baik dari yang memberi salam. 

Sebagai contoh:  jika meberi salam dengan lafadz; asalamu’alaikum, maka balaslah dengan jawaban wa’alaikum salam atau wa’alaikum salam warohmatulloh. Allah swt berfirman :


وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَسِي


 Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu.(Q.S an-Nisa : 86)


2.        Menumbuhkan rasa saling menyayangi diantara sesama muslimDengan menerbarakan salam baik kepada muslim yang kita kenal maupun yang tidak kita kenal akan menumbuhkan rasa saling menyayangi, mencintai diantara sesama muslim, sehingga dapat meperkokoh tali persaudaraan. Dari Abu Huroiroh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga saling mencintai. ”Rasulullah saw bersabda:


اَوَلاَ اَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْيٍ اِذَافَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ اَفْسُوالسَّلاَمَ بَيْنَكُمْ.


Maukah aku tunjukan sesuatu yang apabila dikerjakanya, kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam diantara kalian. (H.R Abu Dawud yang bersumber dari Abu Hurairah)
Dalam hadits lain Rasulullah saw bersabda, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


يَا أَيُّهَا اَلنَّاسُ! أَفْشُوا اَلسَّلَام, وَصِلُوا اَلْأَرْحَامَ, وَأَطْعِمُوا اَلطَّعَامَ, وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ, تَدْخُلُوا اَلْجَنَّةَ بِسَلَامٍ


“Wahai manusia! Sebarkanlah salam, jalinlah tali silturahmi (dengan kerabat), berilah makan (kepada istri dan kepada orang miskin), shalatlah di waktu malam sedangkan manusia yang lain sedang tidur, maka masuklah ke dalam surga dengan penuh keselamatan.” (HR. Tirmidzi no. 2485 dan Ibnu Majah no. 1334. Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 569 mengatakan bahwa hadits ini shohih)


Mengucapkan salam merupakan salah satu sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia adalah amal saleh yang sangat agung, walaupun cukup ringan dilakukan. Menebarkan salam dan mentradisikannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam nyatakan sebagai perbuatan yang kelak memasukkan pelakunya ke dalam surga.


3.      Sebuah do’a keselamatan kepada sesama muslimMengucapakan salam selain sebagai bentuk penghoramatan kita kepada sesama muslim, juga mengandung sebua do’a keselamatan bagi setiap orang yang menerima atau mengucapkanya. “Assalafmu’alaikum wa rohmatulloh wa barokatuh” (semoga keselamatan dan kasih-sayang Allah serta kebaikan terlimpah kepada kalian.

Jadi alangkah bahagianya jika ada teman kita mengucapkan salam kepada kita secara tidak langsung ia telah mendo’akan kita agar kita senatiasa berada dalam kesalamatan , kasih sayang dan limpahan kebagikan dari Allah, maka dari itu pantas bahkan menjadi suatu kewajiban bagi kita untuk menjawab salamnya.

C.    Waktu mengucapakan salamKapan kita disunahkan untuk mengucapkan salam?
1.      Apabila kita bertemu dengan sesama muslimKetika seorang muslim bertemu saudaranya di jalan atau di tempat mana pun, ia disyariatkan untuk mengucapkan salam. Bahkan ia merupakan salah satu hak sesama muslim yang selayaknya ditunaikan. Dalam sebuah hadis dinyatakan:


عن أبي هريرة، أنّ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْه وَسَلَّم قَالَ: حقُّ المُسْلِمِ عَلَى المُسْلِمِ سِتُّ، قيل: مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللهِ ؟، قَالَ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّم عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاك فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللهَ فَسَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ


Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
”Hak seorang muslim atas muslim lainnya adalah enam.” Dikatakan, “Apa saja wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Jika kamu bertemu dengannya, maka ucapkanlah salam. Jika ia mengundangmu, maka datanglah. Jika ia meminta nasehatmu, maka nasehatilah. Jika ia bersin dan mengucapkan Alhamdulillah, maka balaslah ia (dengan mengucapkan “yarhamukallah”). Jika ia sakit, maka jenguklah. Jika ia meninggal, maka antarkanlah jenazahnya.”
[7]

Mengucapkan salam saat bertemu sesama muslim dianjurkan untuk dilakukan kepada orang yang kita kenal atau tidak. Hal ini sebagaimana hadis Nabi:


عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ الله عَنْهُمَا، أنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: أَيُّ الإِسْلَامِ خَيْرٌ؟ قَالَ: تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِف


Dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘anhuma, “Seorang laki-laki bertanya kepada NabiShallallahu ‘alaihi wa sallam: “Islam apakah yang paling baik?” beliau bersabda, “Engkau memberi makan (orang lain), mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun tidak.”[8]


Dalam hadits lain Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya termasuk tanda-tanda hari kiamat apabila salam hanya ditujukan kepada orang yang telah dikenal.” (Shohih. Riwayat Ahmad dan Thobroni)
Rasulullah saw menjelaskan bahwa sebakhil-bakhil manusia adalah mereka yang bakhil dalam urusan salam. Rasulullah saw sabda :
وَأَبْخَلُ النَّاسِ مَنْ بَخِلَ بِالسَّلاَمِ


Dan sebakhil-bakhil manusia adalah yang bakhil dalam urusan salam (H.R Thabrani)
Dari Abu Umamah, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya orang yang utama di sisi Allah adalah yang memulai dengan salam.”
Nabi Shallallahu ‘alai wa sallam bahkan karena ketawadhuan dan sifat penyayangnya mengucapkan salam kepada anak-anak:


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ رَسُوُل اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم مرَّ عَلَى غُلْمَان فَسَلَّمَ عَلَيْهِم


Dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati sekumpulan anak-anak lalu mengucapkan salam kepada mereka.”
Siapa yang harus memberi dulu salam ?
Mengenai hal ini Rasulullah saw bersabda :


لِيُسَلِّمِ الصَّغِيْرُ عَلَى الكَبِيْرِ وَالمَارُّ عَلَى القَاعِدِ وَالقَلِيْلُ عَلَى الكَثِيْرِ. وَفِيْ رِوَايَةِ : وَالرَّاكِبُ عَلَى المَاشِى.


“Hendaklah yang muda memberi  salam kepada yang tua, yang berjalan kepada yang duduk, dan yang sedikit kepada yang banyak.” (H.R Muslim) dalam hadits lain dikatakan :


يُسَلِّمُ الرَّاكِب عَلَى المَاشِي


Dan yang berkendaraan kepada yang jalan kaki.
Mengenai cara memberi dan menjawab salam dari yang sedikit kepada yang banyak cukup seorang saja dari mereka yang mengucapkan atau menjawab salam. Hal ini diterangkan oleh Rasulullah saw.Rasulullah saw bersabda :


يُجْزِئُ عَنِ الجَمَاعَةِ إِذَا مَرُّوْاأَنْ يُسَلِّمُ أَحَدُهُمْ وَيُجْزِئُ عَنِ الجَمَاعَةِ أَنْ يُرَدَّ أَحَدُهُمْ.


Apabila sekelompok orang berjalan, cukup seorang saja dari mereka yang mengucapkan salam dan cukup seorang dari satu kelompok yang menjawab salam” (H.R Ahmad)
Dianjurkan mengucapkan salam kepada anak-anak kecil.


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ رَسُوُل اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم مرَّ عَلَى غُلْمَان فَسَلَّمَ عَلَيْهِم


Dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati sekumpulan anak-anak lalu mengucapkan salam kepada mereka.


عَنْ أَنَسٍ ر.ض مَرَّ عَلَى صِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيهِمْ وَ قَالَ : كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص يَفْعَلُهُ –متفق عليه-


Dari Anas r.a sesungguhnya ia lewat kehadapan anak-anak, maka ia mengucapkan salam kepada mereka. Dan Anas berkata : Rasulullah saw mengerjakanya. (H.R Bukhari Muslim)
Boleh bapak-bapak memberi salam kepada ibu-ibu, demikian juga sebaliknya;


وَعَنْ أَسْمَاءَبَنْتِ يَزِدَ رَدِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : مَرَّ عَلَيْنَا النَّبِيُّ ص فِى نِسْوَةٍ فَسَلَّمَ عَلَيْنَا.
-رَوَاهُ أَبُوْدَاوُدَ-


Dari asma binti Yazid r.a berkata: Nabi saw lewat kehadapan kami dalam kumpulan wanita, maka beliau mengucapkan salam kepada kami.(H.R Abu Dawud)
Salam ini oleh para ulama disebut salam Li at-tahiyyat ialah ucapan salam sebagai bentuk penghoramtan penghoramtan terhadap sesama muslim ketika bertemu satu sama lainnya.

2.      Apabila kita masuk ke rumah orang lainSeorang muslim juga disyariatkan untuk mengucapkan salam ketika ia masuk ke rumahnya sendiri atau rumah orang tua dan kerabatnya. Allah berfirman,


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ


Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. (Q.S an-Nur : 27)
Dalam ayat ini Allah swt memberi pesan kepada kita bahwa :

a.       Tidak boleh masuk rumah orang lain kecuali harus terlebih dahulu meminta izin dan memberi salam.
Khilad bin Hanbal r.a berkata: “saya datang kepada nabi saw, maka saya masuk tanpa mengucapkan salam. Maka nabi saw bersabda :


إِرْجِعْ فَقُلْ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ  أَأَدْخُلُ?


“kembalilah engkau dan ucapkanlah ; “Asalamu’alaikum” bolehkah saya masuk?” (H.R abu DAwud)

b.    Jika tidak ada seseorang di dalamnya, maka tidak boleh langsung masuk kecuali sudah diberi izin oleh orang yang punya rumah.

c.    Jika tidak diterima untuk bertamu, maka lebih baik pulang jangan memaksakan diri.


الإِسْتِئْذَانُ ثَلاَثٌ : فَإِنْ أُذِنَ لَكَ وَإِلاَّ فَارْجِعْ


Rasulullah saw bersabda : “minta Izin itu tiga kali, maka kalau diizinkan masuklah, dan jika tidak diizinkan kembalilah.” (H.R Bukhari Muslim dari abi Musa al-‘Asyari)
Hadits diatas menerangkan meminta izin atau memberi salam untuk masuk rumah orang lain batas maksimalnya sampai tiga kali.
Salam tersebut disebut salam al-Istidzan : istidzan artinya meminta izin. Maksudnya ialah meminta izin untuk masuk, berkunjung atau bertamu ke rumah orang lain. Salam al-istidzan : ialah salam yang diucapkan ketika hendak masuk rumah orang lain sekalipun belum tentu bertemu dengan penghuni rumahnya atau kemungkinan sedang tidak ada orang di dalam rumah. Kita tetap mengucapkan salam, dengan batasan minimal tiga kali.
Setan senang dengan orang yang masuk rumah tanpa salam, makan tanpa membaca bismillah.


عَنْ جَابِرٍ بْنِ عَبْدِ اللهِ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيُّ ص : إِذَادَخَلَ رَجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُوْلِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ, قَالَ الشَيْطَانُ : لاَ مِبِيْتَ لَكُمْ وَلاَعَشَاءَ وَإِذَادَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ  عِنْدَ دُخُوْلِهِ. قَالَ الشَيْطَانُ: أَدْرَكْتُمُ المَبِيْتَ وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهُ عِنْدَ طَعَامِهِ , قَالَ الشَيْطَانُ : أَدْرَكْتُمُ المَبِيْتَ وَالعَشَاءَ.-رَوَاهُ مسلم-


Dari Jabir bin Abdillah r.a sesungguhnya ia telah mendengar Nabi saw bersabda : “ Apabila seseorang masuk ke rumahnya dengan menyebut nama Allah ketika masuk dan makan, maka setan berkata (kepada temanya): “tiada tempat bermalam dan tiada makan malam.” Dan apabila masuk (rumah) tanpa mengingat Allah (bersalam), setan berkata: “kamu dapat tempat bermalam, kemudian jika waktu makan tidak membaca basamalah setan berkata lagi: “kamu dapat tempat bermalam dan makan malam. (H.R Muslim)

3.    Jika mau berpisahJika kita mau berpisah dianjurkan untuk memberi salam hal ini berdasarkan hadits riwayat Abu dawud dari Shahabat Abi Hurairah Rasulullahri  saw bersabda :


إِذَاانْتَهَى أَحَدُكُمْ إِلَى المَجْلِسِ فَلْيُسَلِّمْ, فَإِذَاأَرَادَ أَنْ يَقُوْمَ فَلْيُسَلِّمْ فَلَيْسَتِ الأُوْلَى بِأَحَقِّ مِنَ الأَخِرَةِ .


Apabila salah seorang dari kamu sampai ke satu majlis, maka ucapkanlah salam. dan apabila hendakberdiri (darimajelis itu) maka ucapkanlah salam. Maka tidaklah yang utama itu lebih baik dari pada yang terkahir. (H.R Abu Dawud)
Salam tersebut disebut salam li-firaq: ialah salam yang diucapkan ketika hendak berpisah. Salam ini juga diperintahkan oleh agama.

4.      Apabila lewat ke kuburanRasulullah s.a.w. mengajarkan bila masuk makam Islam agar mengucapakan salam dengan tujuan untuk mendu’akan keselamatan kepada ahli kubur,  dengan lafadz sebagi berikut :


اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ لَلاَحِقُوْنَ نَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ


 Artinya : “Salam keselamatan atas penghuni rumah-rumah (kuburan) dan kaum mu’minin dan muslimin, mudah-mudahan Allah merahmati orang-orang yang terdahulu dari kita dan orang-orang yang belakangan, dan kami Insya Allah akan menyusul kalian kami memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian”. Diriwayatkan oleh Imam Muslim 975, An-Nasa`i 4/94, Ahmad 5/353, 359, 360.
Salam ketika lewat makan orang mu’min namanya salam Li du’a.

5.        Mengucapkan salam di akhir shalatMengapa ketika kita mengakhiri shalat baik sendirina maupun berjama’ah mesti diakhiri dengan salam tanpa harus dijawab. Karena demikianlah Rasulullah saw mencontohkan dalam mengakhiri shalatnanya.


عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللهِ  يَسْتَفْتِحُ الصَّلاَةَ بِالتَّكْبِرِ …. وَكَانَ يَخْتِمُ الصَّلاَةَ بِالتَّسْلِيْمِ
(رواه مسلم)
Dari ‘Aisyah, ia berkata: ‘Rasulullah saw memulai sahalat dengan takbir …. dan menutupnya dengan salam. (H.R Muslim)
Salam diakhir shalat namanya salam Li Ta’abud.

D.   Jangan memberi salam kepada orang kafirSalam hanya kita ucapkan kepada saudara kita yang beragama Islam, tidak dibenarkan kita mengucapkan salam kepada mereka yang bukan muslim baik Yahudi, Nashrani, Majusi, Hindu, Budha dan lainnya.. Perhatikan riwayat berikut :


لاَ تَبْدَءُوا الْيَهُودَ وَلاَ النَّصَارَى بِالسَّلاَمِ


Dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi SAW bersabda, “Janganlah kamu memulai (memberi) salam kepada orang Yahudi dan Nashrani”. (HR. Muslim juz 4, hal. 1707)
Larangan Nabi SAW tersebut dapat dimengerti, karena hakikat salam itu adalah doa keselamatan yang kita berikan kepada saudara kita. Sedang doa keselamatan itu hanya dibenarkan untuk sesama muslim saja, sebagaimana firman Allah :
“Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun untuk orang-orang musyrikin, sekalipun mereka itu adalah sanak kerabatnya setelah nyata bagi mereka bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahannam” (QS. At-Taubah : 113)


إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ


Jika seorang ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) memberi salam pada kalian, maka balaslah dengan ucapan ‘wa’alaikum’.” (HR. Bukhari no. 6258 dan Muslim no. 2163)


Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Anas bin Malik berkata,


مَرَّ يَهُودِىٌّ بِرَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ السَّامُ عَلَيْكَ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « وَعَلَيْكَ » . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « أَتَدْرُونَ مَا يَقُولُ قَالَ السَّامُ عَلَيْكَ » . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلاَ نَقْتُلُهُ قَالَ « لاَ ، إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ »


Ada seorang Yahudi melewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu ia mengucapkan ‘as saamu ‘alaik’ (celaka engkau).” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas membalas ‘wa ‘alaik’ (engkau yang celaka). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Apakah kalian mengetahui bahwa Yahudi tadi mengucapkan ‘assaamu ‘alaik’ (celaka engkau)?” Para sahabat lantas berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana jika kami membunuhnya saja?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jangan. Jika mereka mengucapkan salam pada kalian, maka ucapkanlah ‘wa ‘alaikum’.” (HR. Bukhari no. 6926)

E.    Nitip SalamBoleh menitipkan salam kepada seseorang untuk saudara kita. “Sebagaimana Nabi mengucapkan salam kepada orang yang ditemuinya, beliau pun terkadang menitipkan salam kepada orang yang ingin disalaminya melalui seseorang yang menyampaikannya. Sebagaimana beliau menerima titipan salam dari Allah untuk As-Shiddiqah Khadijah binti Khuwailid -radhiyallahu ‘anha- ketika Jibril berkata kepadanya, “Ini Khadijah yang telah menyediakanmu makanan, sampaikanlah baginya salam dari Rabbnya dan dariku, serta berilah kabar gembira baginya dengan rumah di surga.


عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَ : قَالَ لِى رَسُولُ اللهِ قَالَ : هَذَا جِبْرِيْلُ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلاَمُ قَالَتْ : قَلْتُ : وَعَلَيْهِ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ –متفق عليه -


Dari Aisyah r.a berakata ; Rasulullah saw bersabda kepadaku: “Ini Jibril menyampaikan kepadamu salam” kemudian Aisyah berkata, “Wa ‘alaihis salam warahmatullah wabarakatuh”(H.R Bukhari Muslim)

17 Mei 2012

Ciri-ciri Cowok Tidak Muda Lagi

1. Membaca makin jauh, kencing makin dekat.
2. Dulu tidur berhadap-hadapan, sekarang beradu pantat.
3. Dulu suka pakai minyak wangi, sekarang sering pakai minyak angin
4. Dulu 12 kali lebih dalam sebulan, sekarang belum tentu sekali sebulan
5. Dulu keras sekali selama menunggu, sekarang lama sekali menunggu keras.
6. Dulu langsung ON, sekarang langsung Down
7. Dulu sering tanya”HO SEH BO”, sekarang “SEHAT BO”
8. Dulu kencing asin, sekarang banyak yang sudah kencingnya manis
9. Dulu sering ajak makan enak, sekarang ajak makan obat
10. Dulu korbankan kesehatan demi kekayaan, sekarang korbankan kekayaan demi kesehatan
11. Dulu mengkritik generasi tua, sekarang mencela generasi muda
12. Dulu bermimpi untuk mengubah dunia, sekarang jadi insomnia karena dunia berubah terus.
13. Dulu dongkol karena nggak dikasih, sekarang jengkel karena ditagih.
14. Dulu pemburu nikmat, sekarang diburu tobat ... ampuuuuun ... ..
15. Dulu sering mengacungkan jari kelingking, sekarang mengacungkan jari telunjuk.
16. Dulu sering pake kaca mata, sekarang matanya sering berkaca-kaca.
17. Dulu sering "unjuk gigi", sekarang "unjuk gusi".
18. Dulu pandangan hidup (dipandang sudah hidup) sekarang jadi pegangan hidup (dipegang-pegang baru hidup)... kacian deh...

Tiga Pilot Terdampat Disuruh Cari Tiga Buah

Pada perang dunia ke dua tiga pesawat Belanda jatuh di Kalimantan. Ketiga pilot itupun akhirnya disandera oleh warga setempat yang ternyata adalah orang Dayak. Kebetulan orang2 dayak tersebut adalah 'head hunter' dan sekaligus kanibal. Mengetahui hal tersebut, ketiga pilot yg takut tersebut memohon agar tidak dibunuh.
Maka kepala suku setempat berkata,

"Kalo kamu semua masih mau hidup, kalian harus pergi ke hutan dan bawa kembali SEPULUH buah yg jenisnya sama. Tapi kalian hanya mendapatkan waktu tiga jam!" Dengan sangat cepat ketiga pilot itupun akhirnya lari ke hutan untuk mencari buah-buahan.

Setelah dua jam pilot pertama pun akhirnya datang membawa sepuluh buah apel.
Kepala Suku: "Baik kamu telah membawa 10 buah apel. Sekarang masukkan semua apel itu melalui lobang pantat kamu satu persatu. Kalau kamu merintih, atau membuat suara, kamu akan saya potong-potong jadi sate!!"

Dengan perlahan-lahan sang pilot mencoba memasukkan apel pertama tanpa merintih. Dengan penuh perjuangan dan ketahanan akhirnya apel pertama bisa dia masukkan. Namun di apel yg ke dua ia tidak bisa menahan sakit dari unusnya, dan seraya merintih. Dengan kejam sang kepala suku memenggal kepala sang pilot. Maka naiklah ia ke surga.

Pilot kedua datang membawa 10 buah lengkeng. Dan kepala suku memeberikan instruksi yg sama kepada sang pilot. Dalam hati, "Yah kalo lengkeng sih gampang!"

Dan memang betul. Satu lengkeng masuk, dua lengkeng, tiga lengkeng... tapi pada saat ia memasukkan lengkeng yg ke sepuluh sang kepala suku tiba-tiba memotong kepalanya.

Saat pilot 2 naik ke surga ia bertemu dengan pilot 1.
Pilot 2: "Wah kamu mati juga ya?"
Pilot 1: "Iya aku bawa apel sih. Kan sakit! Ah, monyet tu kepala suku, syaratnya berat banget! Trus kamu bawa buah apa?"
Pilot 2: "Lengkeng."
Pilot 1: "Lengkeng? Itu kan gampang, kecil, gak sakit lagi!"
Pilot 2: "Emang betul. Semua lengkeng hampir aku masukkan semua ke dalam lobang pantat. Tapi ya itu, tiba-tiba aku tertawa dan semua lengkeng yg aku sudah masukkan keluar semua...."
Pilot 1: "Bego kamu! Kog ketawa?"
Pilot 2: "Habis pas mau masukin lengkeng no.10 aku liat Pilot 3 bawa DUREN!"
Pilot 1: "??????????"

Fakta Terselubung Bahwa Naruto Berasal Dari Indonesia :))

' Just joke '
------ 
Berikut data-data yang berhasil ane kumpulkan sebagai bukti Naruto adalah orang Indonesia:
-
Asal nama Naruto Narto
Mungkin yang pernah belajar Bahasa Jepang, tahu hal ini. 
Lidah orang Jepang itu agak "belibet", jadi ada perbedaan pengucapan orang Jepang untuk kata dengan konsonan yang dobel. 
Misal: 
Dragon > Duragon, Restoran > Resutoran, dll.
Makanya, jadilah si Narto itu menjadi Naruto di Jepang...
Bantuan dari ahlinya:
tapi kalo dari soal nama ada benernya juga sih.... NARUTO ditulisnya pake hurup KATAKANA bukannya HIRAGANA, berarti NARUTO itu adalah nama yang berasal dari luar jepang (asing), kalo nama jepang selalu ditulis dengan HIRAGANA.....
dan NARUTO adalah memang berasal dari NARTO.....
tapi apakah Masashi Kisimoto Sensei membuat nama karakter Naruto dari kata Narto??
Hanya dia yang tahu...
-

Bantuan dari yang lebih gila:
Naruto Shippuden=Narto Syaifudin
-
-
Asal Negara
Naruto dikisahkan berasal dari negara Api dengan iklim yang cerah dan hangat.
Dimana lagi negara tropis dengan banyak gunung api aktif, selain di negara kita tercinta?...
Dan yang perlu agan tahu,
INDONESIA ADALAH NEGARA YANG MEMILIKI POTENSI ENERGI PANAS BUMI (GEOTHERMAL) TERBESAR DI DUNIA...
-
Desa Tempat Tinggal
Penggemar serial ini pasti tahu Desa Konoha, yang berarti Desa Daun.
Agan tahu di manakan letak Desa Daun yang sesungguhnya?..
Coba cek di google:
Desa Daun terletak di Kecamatan Sangkapura, letaknya di Pulau Bawean, Jawa Timur.

-
Pemimpin Desa Konoha
(Hokage)=Presiden RI

Hokage Pertama: Senju Hasirama, Founding Father-nya Konoha.
Presiden Soekarno dikenal sebagai Founding Father-nya Indonesia.
Hokage Kedua, Senju Tobirama, adalah penerus dari Shodaime.
Soeharto adalah penerus dari Soekarno. Rambut putih menjadi ciri khas mereka berdua.
. Prof.BJ.Habibie dikenal sebagai Presiden yang paling pintar.
Hokage Ketiga, Sarutobi, adalah Hokage yang mempunyai julukan “The Professor”, karena mengetahui & menguasai segala jurus di Konoha
. Hokage Keempat, Namikaze Minato, menjadi Hokage hanya sebentar, karena dia mati muda.
Gusdur dikenal juga menjabat sebagai presiden dalam waktu singkat (2 tahun), karena dilengserkan..
Hokage Kelima, Tsunade, adalah hokage wanita pertama Konoha, dan merupakan keturunan langsung Hokage pertama.
Megawati adalah Presiden wanita pertama Indonesia, merupakan putri Presiden pertama
. Presiden Keenam RI adalah SBY.
Hokage keenam belum ada, karena ketika Tsunade terluka Danzo hanya menjadi pejabat sementara. Calon terkuat adalah Hatake Kakashi, gurunya Naruto. Keduanya sama-sama cakep dan gagah.
Coba tanya ibu-ibu yang milih SBY...
Apakah SBY=Danzo?
-
danzo=SBY
Danzo Anbu masa pemerintahan Tsunade
SBY Menhankam masa Megawati
Setahu ane, Danzo itu hanya pejabat sementara, yang menggantikan Tsunade waktu sakit parah. Jadi belum resmi menjadi hokage keenam.
Para Tetua menyarankan agar Danzo sementara menjalankan tugas Hokage, untuk ikut pertemuan para Hokage.Justru saat kekacauan itu, para shinobi dari Konoha lebih memilih Kakashi untuk menjadi Hokage. Apalagi setelah Danzo terbukti "berkhianat" dan kemudian tewas. Walaupun nggak jadi karena Tsunade sehat kembali, dan dapat bertugas menjadi Hokage...
Kondisi ini mirip dengan presiden kita. SBY adalah presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyat.
Kalau yang sebelumnya, kan dipilih oleh MPR/DPR, kalau di Konoha ada Dewan Penasihat (Elder) gitu...
-
Tingkatan Ninja=Tingkatan TNI/POLRI
Berikut tingkatan ninja dalam serial Naruto, dan terjemahannya kalau di Indonesia:
1. Genin > tamtama
2. Chunin > bintara
3. Jonin > perwira
4. Tokubetsu Jonin/Special Jonin > perwira menengah
5. Jonin Hancho/Commander Jonin > perwira tinggi/jenderal
-
Nah, lima bukti tersebut apakah masih meragukan?
Mungkin agan-sista penggemar Naruto ada yang punya bukti lain...

-
Sumber : kaskus

Inilah logika perokok yang membuat mereka terus merokok.

PR: Perokok
BP: Bukan Perokok
*mereka berdua lagi di bis*

PR mengeluarkan sebungkus rokok dari kantung celananya bermaksud untuk menawarkan kepada orang sebelahnya
PR: Mau rokok mas?
BP: o tidak terimakasih

BP bermaksud penasaran, dan ingin memberi arahan kepada si PR supaya tidak merokok,lantas mulailah si BP mengawali pembicaraan
BP: sehari habis berapa batang rokok mas?
PR: Biasanya sih 2 bungkusBP:sebungkus harganya berapa mas?
PR: 10.000
BP: mas udah berapa tau ngerokok?
PR: 20 taon
BP:begini saya kasih gambaran,1 bungkuss harganya 10 rebu,satu hari mas habis 2 bungkus, jadi 20.000. kalo satu bulan jadi 20.000 x 30 = 600.000. jadii kalo satu taon berarti 600.000 x 12 – 7.200.000 , kalo anda udah 20 taun ngerokok berarti 7.200.000 x 20 = 144.000.000 wahh seharusnya kalo mas gak merokok bisa beli mobil tuh!
PR: saya juga kasih gambaran!
BP: silahkan
PR: anda perokok atau tidak?
BP: tidak. itu haram bagi saya
PR: LAH? NAPE LO NAIK BUS? MOBIL LO MANA???
BP: ?!..!?!?!!:O >:O :$ B-)

Apa itu Onani?

Terminologi onani atau masturbasi dapat diartikan sebagai aktivitas menyentuh, meraba, memainkan, merangsang bagian tubuh (misalnya: alat kelamin) dengan tujuan untuk memuaskan hasrat seksual dirinya sendiri (autoerotism). Adapun istilah masturbasi biasa digunakan untuk mengartikan onani yang biasa dilakukan oleh kaum wanita. Istilah lain untuk onani adalah “swalayan”, melancap (bahasa Malaysia), istimna (bahasa Arab).

Bagaimana Onani itu Bermula?
Berapa kali “idealnya” beronani dalam seminggu?

Tidak ada “harga normal” atau pedoman untuk onani, namun ada yang menyebutkan biasanya onani dilakukan 3-5 kali dalam seminggu, pendapat ini kurang kami setujui karena memang tidak didukung referensi yang kuat dan valid. Disarankan untuk sama sekali TIDAK beronani dalam seminggu, mengingat hampir tidak ada manfaat onani, kecuali pemuasan hasrat seksual semata.

Bagaimana Cara Menghentikan Kebiasaan Onani?

Kami memiliki beberapa tips efektif untuk menghentikan kebiasaan onani, seperti:

1. Awali dengan berdoa, memohon dan bertaubat kepada Allah, untuk berhenti dari onani selamanya.

2. Harus memiliki tekad, kemauan, dan motivasi yang kuat dari diri sendiri.

3. Terapkan sistem “reward and punishment” yang tegas dan disiplin untuk diri sendiri. Misalnya: jika satu hari saya tidak beronani, maka saya akan “menghadiahi diri sendiri” dengan membeli es krim yang lezat atau berjalan-jalan ke pantai. Jika saya beronani satu kali saja, saya harus “menghukum diri sendiri” dengan membaca satu buku tentnag ilmu pengetahuan.

4. Katakan TIDAK pada ONANI dan SEX sebelum MENIKAH!!!

5. Hendaknya tidak sering menyendiri, melamun, atau menonton film yang “membangkitkan gairah”.

6. Bergaullah dengan orang-orang yang alim, cerdas, sholeh, beriman, bertakwa. Hindarilah lingkungan pergaulan yang membawa Anda menuju “lembah maksiat” atau “dunia hitam”.

7. Perbanyaklah beribadah sesuai dengan agama dan keyakinan Anda. Jika Anda beragama Islam, maka seringlah berpuasa sunah, sholat berjamaah, sholat malam, berzikir, membaca Alquran, dsb.

8. Jika Anda “hobi beronani”, berhati-hatilah atau waspadalah dengan kanker prostat! Sebab, hasil riset yang dilakukan oleh Universitas Nottingham Inggris, menyatakan bahwa pria berusia antara 20-30 tahun yang “gemar beronani” memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker prostat. Juga, Sebanyak 34% atau 146 dari 431 orang yang terkena kanker prostat sering melakukan onani mulai usia 20 tahun. Sekadar tambahan, kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di kelenjar prostat, disebabkan karena sel prostat bermutasi dan mulai berkembang di luar kendali.

9. Sibukkanlah diri Anda dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat, misalnya: berolahraga, pecinta alam, membaca buku, menulis, bernyanyi, memasak, berkebun, dsb.

10. Ingatlah bahwa hukum onani adalah haram, dan onani itu merupakan “zina tangan”.

11. Hindari bergaul dengan teman atau sahabat yang juga “hobi beronani”. Sebab seseorang itu dapat dinilai; salah satunya dengan siapa (saja) ia bergaul.

12. Mandilah secepat mungkin. Hindari untuk berlama-lama di kamar mandi.

13. Hindari melihat tontonan, tayangan, gambar, video, yang “syur”, “aduhai”, atau porno, baik di internet, televisi, VCD, DVD, dsb. Hindari juga “bacaan dewasa”, “kisah panas”, atau “bumbu-bumbu seksual”, kecuali Anda sudah menikah dan akan melakukan hubungan seks.

14. Perbanyak aktivitas fisik, terutama jika sedang stres atau diri Anda sedang dalam keadaan tertekan.

15. Lakukan semua hal, aktivitas, atau kegiatan yang Anda sukai, sepanjang tidak melanggar aturan agama dan norma.

16. Temukan, kembangkan, dan salurkan semua bakat, hobi, dan kreativitas Anda semaksimal mungkin.

17. Sadarilah bahwa onani hanya akan menghabiskan energi dan waktu Anda yang sebenarnya dapat Anda gunakan untuk melakukan hal-hal lainnya yang bermanfaat.

Oh iya, ada satu hal lagi yang perlu ketahui… . kami belum menemukan referensi yang mengatakan bahwa kebanyakan onani itu menghambat pertumbuhan. Yang mungkin terjadi adalah, energi yang seharusnya untuk tumbuh kembang tubuhmu kahirnya habis sia-sia hanya untuk beronani. Jelas bahwa tidak ada hubungan antara frekuensi beronani dengan tingkat petumbuhan.

Fakta yang Perlu Diketahui tentang Masturbasi

Hingga abad ke-20, masturbasi masih saja dianggap
sebagai suatu aktivitas yang menyimpang. Anggapan
memalukan dan berdosa ini sudah terlanjur tertanam,
meskipun para ahli kesehatan telah sepakat bahwa
masturbasi tidak mengakibatkan kerusakan fisik maupun
mental.
Wajar jika topik ini selalu menarik untuk dibahas secara
terbuka, sehingga terkadang justru menimbulkan
kesalahpahaman tentang efek dari masturbasi. Untuk
menjawab semua anggapan keliru yang sudah terlanjur
dipercaya, Dr A.Chakravarthy, President International
Association of Sexual Medicine mengemukakan beberapa
hal terkait fakta-fakta kesehatan dari masturbasi.
1. Masturbasi tidak menyebabkan kebutaan
Masturbasi adalah metode normal dari aktivitas seksual
baik untuk pria dan wanita. Sehingga tidak akan
menyebabkan kebutaan atau masalah kesehatan
lainnya. Masturbasi tidak ada hubungannya dengan
hilangnya organ-organ sensorik tubuh dan merupakan
aktivitas seksual yang benar-benar aman.
2. Banyak pasangan sering melakukan masturbasi
setelah menikah
Memang benar adanya. Masturbasi tidak menyebabkan
kondisi kesehatan, namun jika Anda melakukannya
secara berlebihan bisa dikategorikan sebagai pecandu.
Untuk menghentikannya Anda mungkin perlu bantuan
seksolog.
3. Top Five mitos tentang masturbasi
Ada begitu banyak mitos dan kesalahpahaman tentang
masturbasi, bahkan dalam masyarakat beradab. Banyak
orang memiliki pengertian yang salah dan berpikir
bahwa masturbasi dapat menyebabkan sejumlah kondisi
berikut :
- Kebutaan
- Infertilitas (mandul)
- Kelemahan seksual
- Kehilangan berat badan dan penurunan ukuran organ
- Penurunan libido
4. Wanita masturbasi tidak mengalami kesulitan
mencapai orgasme selama hubungan seksual
Hal ini karena mekanisme orgasme wanita lebih
kompleks daripada laki-laki. Kurang mendapat
rangsangan dan teknik seks yang tidak tepat biasanya
menjadi pemicu mengapa wanita tidak mengalami
orgasme.
5. Berapa batas maksimal melakukan masturbasi?
Belum ada penelitian yang menunjukkan mengenai
batas aman untuk melakukan masturbasi. Hal ini
tergantung pada masing-masing individu. Rata-rata
sekitar 3-7 kali per minggu.

Sering Nonton Bokep Bikin Mata Kamu Buta

Sering menonton filem porno ternyata banyak efek negatifnya salah satunya bisa bikin mata kamu buta apa lagi yang sering lihat film porno ini adalah wanita maka akan lebih cepat mengalami kebutan ingin tahu seperti apa. Sebuah penelitian baru yang di lakukan oleh Tim dari University of Groninger Medical Centre di Belanda Menemukan bahwa menonton film porno bisa melumpuhkan bagian otak yang memproses rangsangan indra penglihatan yang lama lama akan membuat
kebutan pada mata.
Tim ini melakukan uji coba terhadap 12 wanita yang meminta mereka untuk melihat tiga video film porno.
Pada saat menonton, mereka dipasangkan alat pemindai otak Positron Emission Tomography (PET scan). Dari hasil pemindai yang di pasangkan ternyata ketika
wanita melihat atau menonton film porno di dapati hanya sedikit darah yang mengalir ke korteks visual utama. Menurut pakar uroneurologi yang terlibat dalam penelitian itu, Gert Holstege, mengatakan hal tersebut
terjadi akibat otak lebih fokus pada dorongan nafsu
seksual ketimbang proses visual selama film berlangsung. “Anda harus menyadari bahwa otak akan sebisa
mungkin menghemat banyak energi, jadi jika beberapa bagian otak tidak berfungsi secara maksimal, maka
fungsinya akan segera dimatikan,” ujarnya kepada
LiveScience. Selama orgasme, bagian otak terkait gelisah turun tajam dan ini menjelaskan mengapa wanita dengan libido rendah menderita kegelisahan. Salah satu bagian terkait gelisah ini adalah korteks visual.